Edukasi Kesehatan Mental Berbasis Komunitas sebagai Strategi Penguatan SDM Pasca-Pandemi bagi Pegawai RSUD dr. Saiful Anwar Malang
Keywords:
kesehatan mental; burnout; tenaga kesehatan; edukasi berbasis komunitas; pasca-pandemiAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis pegawai Rumah Sakit Umum Daerah dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang melalui program edukasi kesehatan mental berbasis komunitas sebagai respons terhadap akumulasi beban psikososial pasca-pandemi COVID-19. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah tingginya prevalensi stres kerja, burnout, dan gejala kecemasan pada tenaga kesehatan yang telah terdokumentasi secara klinis namun belum mendapat respons intervensi yang sistematis dan berkelanjutan di lingkungan rumah sakit. Metode kegiatan menggunakan pendekatan Community-Based Mental Health (CBMH) yang diintegrasikan dengan model psikoedukatif partisipatif, melibatkan 75 pegawai dari berbagai departemen yang dipilih secara stratified purposive sampling. Hasil kegiatan menunjukkan penurunan signifikan pada tingkat stres kerja kategori tinggi dari 67,4% menjadi 28,1%, burnout emosional dari 58,9% menjadi 22,7%, serta peningkatan substansial pada kemampuan koping adaptif dari 21,5% menjadi 74,8%. Program ini terbukti efektif membangun budaya kesehatan mental yang suportif di lingkungan kerja klinis dan direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam kebijakan kesehatan kerja rumah sakit secara institusional.










