Optimalisasi Pelatihan Soft Skills bagi Pemuda Desa dalam Menghadapi Dunia Kerja Berbasis Industri Kreatif di Kota Bogor
Keywords:
soft skills, industri kreatif, pemuda desa, pengabdian masyarakat, Kota BogorAbstract
Pemuda desa di Kota Bogor menghadapi kesenjangan kompetensi yang signifikan, khususnya dalam dimensi soft skills yang menjadi prasyarat utama keterlibatan dalam ekosistem industri kreatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan kapasitas soft skills pemuda desa melalui program pelatihan terstruktur yang mencakup tujuh indikator kompetensi, yaitu komunikasi efektif, kerja tim, kreativitas, pemecahan masalah, kepemimpinan dasar, manajemen waktu, dan literasi digital kreatif. Pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory action research (PAR) yang dikombinasikan dengan metode workshop interaktif, simulasi peran, dan pendampingan berbasis mentoring selama dua bulan di tiga kelurahan sasaran. Evaluasi dilakukan melalui instrumen penilaian pre-test dan post-test, observasi partisipatif, serta wawancara mendalam. Hasil menunjukkan peningkatan rerata kemampuan soft skills peserta sebesar 32,6% pascapelatihan, dengan capaian tertinggi pada indikator literasi digital kreatif (+39,4%) dan kepemimpinan dasar (+34,8%). Perubahan perilaku nyata teridentifikasi pada tingkat kepercayaan diri, inisiatif berwirausaha, dan kesiapan memasuki pasar kerja kreatif. Temuan ini mengonfirmasi bahwa intervensi pelatihan soft skills yang kontekstual dan berkelanjutan mampu membentuk modal manusia yang adaptif terhadap dinamika industri kreatif.










