Literasi Keuangan Syariah sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan di Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten
Keywords:
literasi keuangan syariah; kesejahteraan masyarakat; perdesaan Banten; inklusi keuangan; pemberdayaan ekonomi IslamAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah masyarakat Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, sebagai upaya strategis pemberdayaan ekonomi dan penguatan kesejahteraan komunitas perdesaan yang masih rentan terhadap jeratan praktik keuangan ribawi. Permasalahan mendasar yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah rendahnya pengetahuan masyarakat tentang prinsip-prinsip keuangan Islam, terbatasnya akses terhadap lembaga keuangan syariah, serta masih tingginya ketergantungan pada praktik pinjaman berbunga yang dioperasikan oleh rentenir di wilayah tersebut. Metode yang diterapkan mencakup penyuluhan partisipatif, pelatihan praktis, dan pendampingan intensif yang melibatkan 56 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga, pelaku UMKM, dan tokoh masyarakat yang dipilih secara purposif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata literasi keuangan syariah dari 25,7 persen menjadi 81,0 persen (peningkatan 55,3 poin persentase), dengan seluruh delapan indikator menunjukkan peningkatan yang signifikan. Sebanyak 78,6 persen peserta menyatakan niat kuat untuk beralih dari layanan keuangan konvensional ke lembaga keuangan syariah, dan 34 peserta telah menginisiasi pembentukan kelompok simpan pinjam syariah berbasis majelis taklim. Program ini merekomendasikan penguatan regulasi desa tentang larangan praktik rentenir dan pembentukan BMT Desa Cikolelet secara formal.










