Penguatan Kapasitas Masyarakat Adat Dayak dalam Pengelolaan Hutan dan Pencegahan Kebakaran Lahan Gambut di Desa Tumbang Miri, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah
Strengthening the Capacity of Dayak Indigenous Peoples in Forest Management and Peatland Fire Prevention in Tumbang Miri Village, Katingan Regency, Central Kalimantan
Keywords:
hutan adat Dayak, kebakaran gambut, CBFM, kearifan lokal, Kalimantan TengahAbstract
Kebakaran lahan gambut yang berulang di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, merupakan ancaman serius bagi ekosistem hutan, kesehatan masyarakat, dan mata pencaharian komunitas adat Dayak yang bergantung pada hutan. Pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat adat Dayak di Desa Tumbang Miri dalam mengelola hutan adat secara lestari dan membangun sistem pencegahan kebakaran lahan gambut berbasis kearifan lokal yang diintegrasikan dengan teknologi pemantauan modern. Program dilaksanakan selama lima bulan dengan pendekatan Community Based Forest Management (CBFM) yang partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas pengelolaan hutan masyarakat (78%), terbentuknya Brigade Pemadam Kebakaran Desa (BPKD) dengan 25 anggota terlatih, pengurangan titik api (hotspot) sebesar 64% di wilayah kelola adat, serta legalisasi 1.247 hektar hutan adat melalui pengakuan formal pemerintah daerah.










