Penguatan Daya Saing Industri Kreatif Kerajinan Gerabah Melalui Digitalisasi Pemasaran di Sentra Kasongan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Strengthening the Competitiveness of the Pottery Craft Creative Industry through Marketing Digitalization at the Kasongan Center, Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta
Keywords:
industri kreatif; digitalisasi pemasaran; gerabah; daya saing; UMKM kerajinanAbstract
Sentra kerajinan gerabah Kasongan, Kabupaten Bantul menghadapi tantangan penurunan omzet akibat keterbatasan akses pemasaran digital dan lemahnya diversifikasi desain produk di tengah persaingan pasar kerajinan nasional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan daya saing pelaku industri kreatif gerabah melalui pelatihan digitalisasi pemasaran dan pengembangan desain produk kontemporer. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan fotografi produk, pengelolaan marketplace dan media sosial, pendampingan pengembangan desain, serta pendampingan intensif selama tiga bulan kepada 25 perajin di Kasongan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan jumlah perajin yang aktif memasarkan produk secara daring dari 12 persen menjadi 76 persen, peningkatan rata-rata transaksi daring sebesar 58 persen, serta munculnya sepuluh varian desain produk baru yang lebih diminati segmen pasar generasi muda. Kegiatan ini membuktikan bahwa kombinasi pendampingan digital dan pengembangan desain mampu meningkatkan nilai jual produk kerajinan tradisional secara signifikan. Program pengabdian ini direkomendasikan untuk diperluas ke sentra kerajinan lain guna mendorong transformasi digital industri kreatif berbasis kearifan lokal secara berkelanjutan.










