Peningkatan Kompetensi Teknik Perkapalan bagi Perajin Galangan Kapal Rakyat di Kabupaten Lamongan
Improving Marine Engineering Competence for People's Shipyard Craftsmen in Lamongan Regency
Keywords:
teknik perkapalan; galangan kapal rakyat; stabilitas kapal; sertifikasi kelaikan; konstruksi kapal kayuAbstract
Galangan kapal rakyat di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur masih mengandalkan metode pembangunan kapal kayu secara tradisional berbasis pengetahuan turun-temurun tanpa perhitungan teknis standar, sehingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan dan menghambat sertifikasi kelaikan kapal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknik perkapalan perajin galangan kapal rakyat melalui pendampingan penerapan prinsip dasar hidrostatika dan standar konstruksi kapal kayu. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan dasar perhitungan stabilitas kapal, pendampingan penerapan standar konstruksi lambung dan sistem penguat kapal, serta pendampingan proses sertifikasi kelaikan kapal selama tiga bulan yang melibatkan 22 perajin galangan kapal rakyat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman prinsip dasar teknik perkapalan sebesar 66 persen, peningkatan jumlah kapal yang memenuhi standar konstruksi minimum sebesar 73 persen, serta keberhasilan sepuluh unit kapal memperoleh sertifikat kelaikan dari otoritas pelayaran setempat. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan teknis berbasis kombinasi pengetahuan tradisional dan standar keteknikan modern efektif meningkatkan keselamatan dan daya saing kapal rakyat. Program pengabdian ini direkomendasikan untuk direplikasi pada sentra galangan kapal rakyat lain guna mendukung keselamatan pelayaran dan keberlanjutan industri perkapalan tradisional.










