Pemberdayaan Petani Hortikultura Melalui Penerapan Pertanian Organik Berkelanjutan di Desa Cibeusi, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat
Empowerment of Horticultural Farmers Through the Implementation of Sustainable Organic Agriculture in Cibeusi, Sumedang Regency, West Java
Keywords:
pertanian organik; hortikultura; pemberdayaan petani; keberlanjutan; demplotAbstract
Ketergantungan petani hortikultura di Desa Cibeusi, Kabupaten Sumedang terhadap pupuk dan pestisida kimia telah menimbulkan penurunan kesuburan tanah, tingginya biaya produksi, dan residu kimia pada hasil panen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam menerapkan sistem pertanian organik berkelanjutan sebagai alternatif budi daya yang ramah lingkungan dan berdaya saing ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan partisipatif, pelatihan pembuatan pupuk kompos dan pestisida nabati, serta pendampingan penerapan langsung di lahan demplot seluas satu hektare selama empat bulan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan petani sebesar 68 persen, penurunan penggunaan pupuk kimia hingga 45 persen, serta peningkatan pendapatan bersih petani sebesar 22 persen akibat penurunan biaya input dan harga jual premium produk organik. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan berbasis demplot mampu mengubah perilaku bertani petani secara nyata. Program pengabdian ini direkomendasikan untuk direplikasi pada kelompok tani lain guna memperkuat ketahanan pangan berkelanjutan di wilayah perdesaan.










